GTS Literanesia Adabi

Search
Close this search box.

Pembaca Cilik Awal

Membaca lebih percaya diri dan mandiri!

Ramah Cerna

Berjenjang

Rekreatif

Kenapa, ya, anakku suka gak pede membaca buku sendiri? 

Kenapa ya anakku sering menolak saat diajak praktekin baca buku setelah belajar membaca?

Kenapa, ya, anakku masih pingin dibacain terus padahal dia sudah bisa baca walau masih terbata-bata.

Mungkin Anda pernah menghadapi situasi itu, atau suatu saat akan mengalaminya. Anda pun menyodori anak berbagai jenis buku, tetapi itu tidak berhasil. Anda pun bertanya-tanya, kenapa, ya, bisa begitu?

Anda tidak perlu khawatir. Karena, bukankah kita pun tidak langsung bisa percaya diri dan mandiri ketika diminta membaca teks English di sekolah dulu? Bisa jadi pengalaman itu pula yang dirasakan anak saat masih dalam fase-fase awal belajar membaca. 

Anak tidak percaya diri dan belum bisa mandiri dalam membaca buku itu dikarenakan beberapa faktor, baik faktor luar maupun faktor dalam diri anak.

Contoh faktor dalam diri anak yang bisa menjadi penyebab anak kurang percaya diri dan mandiri dalam membaca:

  • Belum benar-benar hafal nama dan/atau bunyi huruf. Belum bisa membedakan: mana p mana q, mana b mana d, mana n mana h, mana i mana l.
  • Belum tahu bagaimana cara melafalkan pola suku kata tertentu, seperti kata berpola KKV: Pra dalam prasasti.
  • Tidak paham makna kata yang sebetulnya bisa dibaca.
  • Atau sebetulnya paham makna tiap satuan kata, hanya saja belum paham maksud untaian kata dalam kalimat. 

Bagi kita, mungkin itu perkara remeh yang bisa diatasi seiring berjalannya waktu.

Akan tetapi, bagi anak, bisa jadi hal-hal sederhana tersebut membuatnya frustrasi.

Jika tidak ditangani dengan baik, rasa frustrasi itu bisa mengantarkan anak kepada
– trauma dalam belajar membaca,
– sehingga motivasi dan minat baca menurun,
– dan akibatnya, dorongan untuk berusaha memahami bacaan pun menurun. 

Untuk mengatasi persoalan inilah Grow the seed menyusun seri Pembaca Cilik Awal: 15 buku cerita, yang insya Allah ramah cerna, dan disusun secara berjenjang mengikuti tingkat kemampuan bahasa dan membaca anak. 

Kabar baiknya buku ini akan dicetak ulang dan didistribusikan melalui Rintik Publishing.

Gambar di atas merupakan foto purwarupa produk yang diproduksi dengan digital printing. Tingkat kesesuaian warna dengan produk hasil cetak offset nanti sekitar 95-98%.

Pembaca Cilik Awal

15 Buku Cerita, disusun berjenjang, membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian anak dalam membaca.

Buku fiksi
Buku latihan membaca

  • Anak yang sudah mengenal huruf dan mulai belajar membaca.
  • Anak yang sudah belajar membaca, namun masih belum percaya diri dan mandiri dalam membaca.
  • Anak yang belum mengenal huruf dan belum belajar membaca, tetapi suka dibacakan buku cerita singkat-bermakna.

Jenjang 1

  • Sapu Lidi
  • Saya Suka Tahu
  • Kutu Si Sapi
  • Baju Baru
  • Suka Baca Buku

Jenjang 2

  • Pergi Melihat Hewan
  • Mimpi Buruk
  • Memancing dengan Tenang
  • Di Mana Sarung Heru?
  • Truk yang Kutunggu

Jenjang 3

  • Mengajak Santi
  • Makanlah dengan Lahap!
  • Menampi Bersama Mbah
  • Manggar Kelapa
  • Selalu Buru-buru

Penulis:
Maharhanie Septi N.
Deli Fatmawati

Ilustrator:
Husna Aghniya
Alnurul Ghuelia
Rizkia Gita W. A.

Perwajahan & Tata Letak:
Riena Diyanti S.
Rikhan Noor Adilah
Endah Widyaningsih

Penyunting:
Y. S. Gunawan

Ukuran: 14.7 x 21 cm
Material Sampul: Art carton 190 laminating doff
Material Isi: Mate paper 100 gsm
Jumlah Halaman:
– Jenjang 1: Total 12 Hal (Isi 8 hal)
– Jenjang 2: Total 12 Hal (Isi 10 hal)
– Jenjang 3: Total 16 Hal (Isi 12 hal)
Bobot:
– Jenjang 1: ±180 gram
– Jenjang 2: 
±180 gram
– Jenjang 3: ±210 gram
– Satu set: ±570 gram

Pita Ikat: Art Cartoon 190 gsm

 

Bagaimana Seri PCA bisa membantu anak lebih bersemangat, percaya diri, dan mandiri dalam membaca?

Buku-buku dalam Seri PCA, terutama pada Jenjang 1, berisikan materi teks/gambar yang mudah dicerna oleh anak yang sedang belajar membaca di tahap awal. Hal ini penting untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.

Tingkat kesulitan, kompleksitas kalimat, panjang cerita, dibuat berjenjang agar bisa dipadu-padankan dengan setiap tingkatan kemampuan bahasa reseptif dan kemampuan membaca anak. 

Bukan hanya untuk melancarkan, meningkatkan kepercaya-dirian, dan kemandirian membaca, buku ini pun dirancang agar tetap bisa dinikmati. Sehingga, buku tetap bisa dibaca untuk kesenangan/hiburan bahkan oleh anak yang belum bisa membaca sekalipun.

Yuk intip webinar dan proses dibalik pembuatan buku PCA

Pada cetakan sebelumnya

9000 ++

eksempar buku sudah dibaca oleh pembaca cilik

Paket Pembelian

Harga Normal

Rp210.000

Harga Prapesan 1 set

Rp149.000

Rp9.900+/buku

✔ Bahan isi Mate Paper 100gsm
✔ Mendapatkan 15 Buku
✔ Terdiri dari 3 Jenjang
✔ Bobot 1 set: ±570 gram

Lutfia Nurna ⭐⭐⭐⭐⭐
Lutfia Nurna ⭐⭐⭐⭐⭐
Read More
Aku pakai metode fonik utk ngajarin anakku baca. Sejauh ini masih belajar blending huruf pada kata KVKV.. Perjalanan kami sudah sampai di huruf P Dan alhamdulillah krn sudah terbiasa blending huruf, skrg anaknya lagi doyan banget "bacain bapak ibunya buku" pakai 5 buku dari jenjang 1 PCA. Awalnya bapaknya kira anaknya menghafal kata, karena suka ngulang yg judul Kutu Si Sapi Tapi ternyata pas baca judul lain , dia bisa meski belum cepat. Alhamdulillah anakku betulan lebih PD baca tiap katanya, seperti klaim PCA ya 😍😍 Fyi aku beli di 2023 kalo tidak salah. Baru kepake di 2025 😁😁 Kakak Ara juga suka sekali dengan kedua buku ini. Ilustrasinya bagus sekali. 😍😍
Aulia. ⭐⭐⭐⭐⭐
Aulia. ⭐⭐⭐⭐⭐
Read More
Sayaa sukaaaaa bgt buku ini. Anak juga customer yang beli reviewnya bagus 🥹 alhamdulillah. Anaknya tiap malem diulang2 baca ini.
Mutiara Keke ⭐⭐⭐⭐⭐
Mutiara Keke ⭐⭐⭐⭐⭐
Read More
PCA aku buka pas banget anakku lg belajar baca sendiri, umur 6th lebih. Jadi ga aku bacain, dan dia read aloud, bangga banget dia bisa namatin buku sendiri.
Previous
Next

Linimasa Prapesan

Periode Prapesan

9 Januari—28 Januari2026

Pembayaran
Pembayaran DP/uang muka: tidak ada DP/uang muka
Pembayaran Pelunasan: 6 —13 Februari 2026

Estimasi Pengiriman dari Rintik kepada Rekan Rintik
Pengiriman bertahap kepada Rekan Rintik mulai pekan ke 2 Februari 2026

Pertanyaan Umum

🚫 Tidak Memenuhi Konsep Berjenjang secara Utuh
– Tujuan utama buku berjenjang adalah progresif — anak belajar dari tingkat mudah ke lebih sulit.
– Jika hanya jenjang pertama yang tersedia, maka anak tidak mengalami transisi bertahap menuju kemampuan membaca yang lebih baik.
– Orang tua akan kesulitan memantau perkembangan anak tanpa jenjang berikutnya.

🚫 Risiko Anak Bosan atau Terlalu Nyaman
– Buku jenjang pertama biasanya memiliki kalimat pendek, kata sederhana.
– Jika anak sudah terbiasa dengan buku ini dan tidak ada jenjang lanjutannya, mereka bisa merasa bosan.
– Tanpa tantangan baru, anak tidak berkembang ke kemampuan membaca lebih tinggi.

🚫  Kehilangan Efek Kebanggaan Bertahap untuk Anak
– Salah satu value utama Seri PCA adalah anak merasa “naik level” setiap kali menyelesaikan jenjang.
– Tanpa jenjang lanjutan, anak kehilangan rasa bangga saat berhasil pindah ke buku yang sedikit lebih menantang.

Perbedaan cetakan pertama dan kedua:
– Logo yang tertera pada buku adalah logo Rintik Publishing bukan logo Grow the seed

Secara materi isi tidak ada perbedaan dan perubahan dari cetakan pertama.  

Jenjang 2 dan 3 ready stock (terbatas) bisa langsung dibeli melalui Rekan Rintik/Mitra GTS

Sebagai bahan bacaan untuk kesenangan (leisure/recreational  reading), buku ini bisa dibaca oleh anak mulai dari usia 3 tahun. 

Adapaun jika diperuntukkan untuk belajar/latihan membaca, buku ini cocok untuk anak yang sudah mengenal huruf dan mulai mengenali bunyi suku kata tertentu—tanpa memandang usia anak. Mengingat, setiap anak memiliki perkembangan bahasa dan kesiapan membaca yang berbeda-beda.

Jawaban singkat: 

  • Perbedaannya terletak pada kompleksitas teks dan kalimat. Jenjang 1 paling ramah cerna. Jenjang 3 paling kompleks struktur kata dan kalimatnya.
  • Dalam penyusunan buku ini kami mengacu kepada beberapa rujukan. Dan, benar, salah satu acuan utama kami adalah Pedoman Perjenjangan Buku yang dikeluarkan oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek—dengan beberapa penyesuaian.
 

Jawaban terperinci:

Persamaan:

– Sama-sama disusun dengan memerhatikan aspek perkembangan anak, terutama perkembangan bahasa dan daya nalar anak.
– Sama-sama disusun agar punya fungsi rekreatif sehingga tetap bisa dibaca untuk kesenangan oleh anak usia berapapun (biasanya mulai usia 3 tahun).

Perbedaan:
– Pilihan kosakata, pola relasi teks-ilustrasi, serta panjang, struktur, dan kompleksitas teks pada Seri PCA dikontrol lebih ketat dibanding pada buku-buku fiksi dan nonfiksi naratif Grow the seed dan Rintik. Sehingga, seri PCA bisa lebih ramah cerna bagi anak, bisa digunakan untuk latihan membaca, dan tetap menyenangkan saat dibaca. 

Catatan:
– Penjenjangan ada sebagai panduan agar tingkat kesulitan buku yang anak baca sepadan dengan kemampuan bahasa dan membacanya. 
– Jika anak memang tertarik, anak tetap bisa/tidak ada larangan bagi anak untuk membaca buku pada jenjang yang lebih tinggi dari jenjang semestinya.

Buku ini ditulis untuk siapapun. Meskipun begitu, kami tetap perlu menyampaikan bahwa beberapa cerita dalam buku ini mencerminkan nilai-budaya kaum muslimin, seperti:

  • Ada buku yang di dalamnya tokoh melakukan aktivitas salat
  • Ada buku yang menggambarkan suasana menjelang Idul Adha
  • Ada teks yang mengandung kalimat thayyibah: masya Allah, alhamdulillah, dst.

Pada akhirnya, semua kembali kepada pilihan pembeli.